Berita Terkini

Lebih Dekat dengan Masyarakat, KPU Kebumen Menyapa Road Show ke Pantai Menganti

Kebumen – Program Talkshow KPU Kebumen Menyapa  hadir dengan varian baru dalam bentuk road show dan mengusung tagline “Lebih Dekat Lebih Tahu”. Variasi program pendidikan pemilih ini bertujuan untuk mengetahui literasi pemilu masyarakat sekaligus memberikan pengetahuan dan informasi seputar kepemiluan secara tatap muka. Pada episode pertama yang tayang Jumat (11/3), Program Roadshow KPU Kebumen Menyapa dilaksanakan di Pantai Menganti dengan dipandu langsung oleh host Fitroh Amaliyah dan Dwi Agustininingsih. Dengan penuh semangat dan keceriaan, kedua host menyapa para pengunjung maupun pekerja di area wisata Pantai Menganti. Indah, salah seorang pengunjung yang berasal dari Kabupaten Purworejo, mengaku selalu berpartisipasi aktif dan mengawal kebijakan pemerintah yang dulu dipilihnya. Hal serupa juga dinyatakan oleh Solihin, seorang pengunjung dari Adimulyo, Kebumen. Keduanya pun mengaku sangat antusias untuk memberikan hak suaranya pada pemilu yang akan datang. Namun hal berbeda disampaikan oleh Rifki dan Rahmat, pengunjung dari Ambal, Kebumen. Meskipun mengaku selalu aktif mengikuti pemilu, namun keduanya tidak merasakan adanya kemajuan pemerintahan dari waktu ke waktu. Ditanya soal pemilu mendatang, keduanya juga mengaku kurang antusias. Sementara itu Rasum, seorang warga lokal yang berprofesi sebagai nelayan, mengaku selalu berpartisipasi dalam pemilu, dan merasakan perbedaan kondisi dari masing-masing pemerintahan. Rasum mengharapkan pemerintahan yang kelak terpilih, akan meningkatkan fasilitas bantuan kepada nelayan. Kemudian, terkait Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, Rasum mengaku belum tahu. Para host Roadshow pun memberikan sosialisasi dan ajakan untuk berpartisipasi dalam gelaran pesta demokrasi tahun 2024 mendatang, agar sahabat pemilih mampu memilih pemimpin dan wakil rakyat yang terbaik dan mampu memakmurkan rakyat. Tayangan Roadshow KPU Kebumen menyapa “Lebih Dekat Lebih Tahu” dapat diakses melalui https://www.youtube.com/watch?v=9bQQ0bJoYJI

Pertemuan Keenam Kursus Demokrasi dan Pemilu

Kebumen – KPU Kebumen kembali selenggarakan kursus kepemiluan bagi para siswa yang sedang melakukan praktek kerja lapangan (PKL) di Kantor KPU Kebumen, Rabu (10/3), di Ruang Rapat Kantor KPU Kebumen. Anggota KPU Kabupaten Kebumen Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Bapak Agus Hasan Hidayat, S.Si., M.T hadir sebagai narasumber dan membawakan materi tentang Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan. Agus menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat masih dipahami sebagai upaya mobilisasi masyarakat untuk kepentingan    Pemerintah atau Negara. Padahal sebenarnya partisipasi idealnya masyarakat ikut serta dalam menentukan kebijakan Pemerintah sebagai bagian dari kontrol masyarakat terhadap kebijakan Pemerintah. Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam    penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu), menunjukan semakin kuatnya tatanan demokrasi dalam sebuah negara. Oleh karena itu penyelenggaraan pemilu sebagai sarana dalam melaksanakan demokrasi, tentu saja tidak boleh dilepaskan dari adanya keterlibatan masyarakat. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu tidak semata-mata tanggungjawab penyelenggara pemilu saja, tetapi peran partai politik serta stakeholder yang lain. Agus berharap para peserta Kursus Demokrasi dan Pemilu yang merupakan calon Pemilih Pemula dapat berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan Pemilu di masa depan.

2 (Dua) CPNS KPU Kebumen ikuti Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Kebumen – Dalam usaha membina Pegawai Negeri Sipil yang bersih, jujur, dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur Negara dan abdi masyarakat maka setiap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib mengangkat Sumpah/Janji PNS. Fitroh Amaliyah, SH dan Putri Alifiani Solikhah, S.IP Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) KPU Kebumen didampingi Sekretaris KPU Kebumen mengikuti prosesi Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring, Jumat (9/3) bertempat di Kantor KPU Kebumen. Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah Dra. Sri Lestariningsih, M.Si dan diikuti oleh 45 (empat puluh lima) CPNS KPU di Provinsi Jawa Tengah. Sumpah/Janji PNS dilakukan berdasarkan keyakinan agama/kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, hal ini menandakan bahwa pernyataan kesanggupan dalam sumpah/janji yang diucapkan juga ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sri Lestariningsih dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai pegawai KPU harus bersifat netral, menghindari perbuatan yang tidak baik seperti korupsi dan Sri Lestariningsih juga berharap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat meningkatkan kinerja lebih baik lagi terlebih dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Acara berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan foto bersama.

KPU Kebumen Hadiri Rapat Koordinasi RAB Pemilihan Serentak 2024 yang Digelar Bappeda Kebumen

Kebumen – KPU Kabupaten Kebumen mengikuti rapat koordinasi yang diadakan oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kebumen dalam rangka membahas rencana kegiatan dan anggaran pemilihan serentak 2024, Jumat (4/3), di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Kebumen. Hadir dalam rapat tersebut, Ketua KPU Kebumen didampingi Anggota Divisi Perencanaan Data dan Informasi dan Sekretaris KPU Kebumen. Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh instansi terkait yaitu Bawaslu Kabupaten Kebumen, Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Kebumen, Kesbangpol Kabupaten Kebumen, dan Satpol PP Kabupaten Kebumen. Ketua KPU Kebumen, Yulianto, menyampaikan bahwa KPU Kebumen telah menyampaikan Usulan Rencana Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024 kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen pada 23 Februari 2024. Sementara itu, terkait hari pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 telah ditetapkan pada 27 November 2024, hal ini didasari pada UU No 10 Tahun 2016 dan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diselenggarakan pada 24 Januari 2022. Menindaklanjuti hal tersebut, KPU Kebumen melakukan analisis kebutuhan dan berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Tengah untuk sinkronisasi anggaran.   Lebih lanjut, Yulianto memaparkan bahwa nominal RAB untuk Pemilihan Serentak 2024 ini lebih besar dari Pilkada 2020 karena harus aktifitas-aktifitas pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dan Gubernur dan Wakil Gubernur yang dibebankan pada Kabupaten. KPU Kebumen juga telah melaksanakan koordinasi dengan Dispenduk Capil terkait data penduduk sebagai bagian dari pemetaan. Menanggapi hal tersebut, Heri Purnomo, S.STP., M.Eng, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pengembangan Daerah Bappeda Kabupaten Kebumen menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri tentang persiapan Pemilihan Serentak Tahun 2024 dimana pemerintah daerah diminta untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk membahas kegiatan apa saja pada tahun 2023 dan keterkaitan antar instansi dalam kegiatan tersebut.  Heri juga menambahkan bahwa Kabupaten Kebumen sudah menetapkan Perda Dana Cadangan sebagai wujud dukungan dalam penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2024.

Pemahaman Masyarakat Terutama Generasi Muda terhadap Pancasila

Kebumen – Mengusung tema " Pemahaman Masyarakat Terutama Generasi Muda terhadap Pancasila" Talkshow KPU Kebumen Menyapa Episode 38  menghadirkan Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Kebumen Bapak Parjono, S.Sos menjadi narasumber dan dipandu langsung oleh Putri Alifiani Solikha, Jumat (4/3). Pancasila memiliki fungsi mulai dari falsafah negara, pandangan hidup sampai dengan pengamalan pembangunan nasional tetapi pengalaman empiris di lapangan menunjukkan fakta masih kurangnya pemahaman masyarakat khususnya generasi muda terhadap fungsi Pancasila. Menanggapi hal tersebut Parjono menyampaikan bahwa saat ini masih banyak masyarakat terutama generasi muda hanya hafal saja dengan Pancasila tetapi belum bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya perkembangan teknologi yang membuat generasi muda lebih senang menggunakan gadget untuk hiburan semata dibandingkan untuk mempelajari dan menerapkan nilai-nilai pancasila. Lebih lanjut Parjono menjelaskan tentang pentingnya meningkatkan nilai-nilai luhur pancasila dalam kehidupan demokrasi di Indonesia sehingga dalam melaksanakan demokrasi elektoral atau pemilu tidak melenceng dari tujuan akhir yang sesungguhnya yakni demi keberlangsungan pemerintahan dan pembangunan Bangsa Indonesia. Saksikan selengkapnya video Talkshow KPU Kebumen Menyapa Ep.38, melalui tautan ini: https://youtu.be/st6lHW0Q6ak

Pertemuan Kelima Kursus Demokrasi dan Pemilu

Kebumen – KPU Kebumen kembali selenggarakan kursus kepemiluan bagi para siswa yang sedang melakukan praktek kerja lapangan (PKL) di Kantor KPU Kebumen, Rabu (2/3), di Ruang Rapat Kantor KPU Kebumen. Dzakiatul Banat, S.E., M.Pd Anggota KPU Kabupaten Kebumen Divisi Perencanaan Data dan Informasi hadir sebagai narasumber dan membawakan materi tentang Isu Gender dan Disabilitas dalam Penyelenggaraan Pemilu. Banat menyampaikan bahwa Gender adalah suatu konsep kultural atau konstruksi sosial budaya yang membuat perbedaan antara laki-laki dan perempuan yang meliputi fisik, sifat, karakter, dan peran. Gender tidak bersifat kodrati dan tidak berlaku universal. Perbedaan gender sering dipersoalkan karena identitas gender yang dilekatkan pada perempuan seringkali merugikan perempuan. Hal ini bisa menimbulkan ketidakadilan dan/atau ketidaksetaraan posisi dan peran perempuan dalam keluarga dan ruang publik. Lima bentuk ketidakadilan/diskriminasi terhadap perempuan antara lain Marginalisasi, Kekerasan terhadap Perempuan, Subordinasi, Stereotype, dan Beban Ganda. Lebih lanjut, Banat menjelaskan bahwa penyandang disabilitas yang memenuhi syarat mempunyai kesempatan yang sama sebagai pemilih, peserta pemilu maupun penyelenggara pemilu. Para peserta Kursus Demokrasi dan Pemilu nampak antusias mengikuti kegiatan ini, terlihat dari antusiasme peserta dalam bertanya kepada pemateri.