Berita Terkini

Penutupan Kursus Demokrasi dan Pemilu

Kebumen – Telah selesaikan program kursus kepemiluan bagi para siswa yang sedang melakukan praktek kerja lapangan (PKL), KPU Kebumen mengadakan evaluasi sekaligus menutup kursus demokrasi dan pemilu, Jumat (24/3), di Ruang Rapat Kantor KPU Kebumen. Sehari sebelumnya KPU Kebumen sudah melaksanakan post-test terlebih dahulu, dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana peserta mengerti dan memahami materi yang telah disampaikan selama kursus demokrasi dan pemilu. Agus Hasan Hidayat, S.Si., M.T, Anggota KPU Kabupaten Kebumen Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM hadir menyampaikan hasil dan mengevaluasi kursus demokrasi dan pemilu yang sudah diikuti selama hampir 2 (dua) bulan ini. Agus menjabarkan bahwa secara keseluruhan hasil dari post-test peserta mengalami peningkatan yang lumayan signifikan dibandingkan pada saat mengikuti pre-test dan sangat mengapresiasi semangat dari para peserta selama mengikuti kursus. Meskipun masih ada pertanyaan yang sampai dengan pelaksanaan post-test banyak yang belum bisa menjawab dengan tepat. Hal ini menjadi evaluasi bagi peserta dan catatan penting khususnya KPU agar kedepannya dapat lebih baik lagi dalam pemberian materi maupun pelaksanaan kursus. Lebih lanjut para peserta kursus saling berbagi kesan selama mengikuti kursus. Banyak dari peserta menyampaikan bahwa kursus demokrasi dan pemilu yang mereka ikuti merupakan hal baru bagi mereka dan menjadikan pengalaman yang sangat berharga saat melaksanaan PKL di Kantor KPU Kebumen. Acara ditutup dengan pemberian sertifikat dan berfoto bersama.

Penguatan Sistem Implementasi Pemilu dan Pilkada

Kebumen – Ketua KPU Kabupaten Kebumen hadiri undangan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah dalam kegiatan Penguatan Sistem Implementasi Pemilu dan Pilkada yang bertajuk “Kesiapan Menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024”, Jumat (22/3) bertempat di Ruang Kahyangan, Hotel Le Beringin, Salatiga. Mengawali acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah, Drs. Akhmad Rofai, M. Si menyampaikan latar belakang kegiatan kegiatan Penguatan Sistem Implementasi Pemilu dan Pilkada ini untuk mewujudkan Pemilu dan Pilkada yang berintegritas yaitu dengan memperhatikan regulasi yang jelas, peserta pemilu yang kompeten, pemilih yang cerdas, birokrasi yang tertib dan juga penyelenggaraan pemilu yang professional. Dalam panel diskusi Asisten 1 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Dr. Yulianto Prabowo M.Kes memaparkan salah satu ukuran Pemilu dan Pilkada berjalan sukses yaitu partisipasi politik masyarakat yang telah mempunyai hak pilih terfasilitasi. Hal ini sesuai dengan tujuan negara untuk memfasilitasi rakyat sebagai pemegang kedaulatan yang tertinggi. Untuk itu diharapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat mensinergikan antar lembaga dan antar penyelenggara Pemilu untuk menyongsong Pemilu dan Pilkada 2024. Lebih lanjut Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat menjelaskan perlunya memperhatikan desain surat suara dan pengadaan serta distribusi logistik dengan memetakan hambatan atau kendala seperti cuaca, demografi, dan lain-lain. Yulianto juga menyampaikan saat ini KPU sedang merancang Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) secara matang untuk persiapan penggunaan regulasi untuk Pemilu dan Pilkada 2024. Sementara itu Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Fajar Subkhi turut menegaskan bahwa memaknai Pemilu bukan saja soal teknis penyelenggaraan saja, namum secara substansi juga penting yaitu dengan memastikan masyarakat tersalurkan hak konstitusinya. Menutup panel diskusi, Akademisi Universitas Diponegoro, Dr. Fitriyah MA menjabarkan Kompleksitas Pemilu dan Pilkada diantaranya pelaksanaan yang bersamaan dalam 1 tahun dengan rentang waktu pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 280 hari sehingga memungkinkan terjadi irisan tahapan Pemilu dan Pilkada, selain itu juga terkait personel baru yang belum berpengalaman sebagai penyelenggara. Namun dengan adanya kerjasama antar lembaga dalam mengatasi permasalahan-permasalahan diharapkan dapat menciptakan kondusifitas penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.

Mahasiswa dan Pemilu

Kebumen – Usai hadirkan para partai politik yang ada di Kabupaten Kebumen, Talkshow KPU Kebumen Menyapa Episode 39 kali ini menghadirkan Ilman Agil Ramadhan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman sebagai narasumber dan dipandu langsung oleh Marsvino Al Badri, Jumat (18/3). Diawal dialog Ilman Agil Ramadhan atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Ilman menyampaikan hal apa saja yang ia pelajari di program studi ilmu politik yang menjadi fokus studi yang ia ambil. Meski masih muda dan belum banyak pengalamannya dalam mengikuti pesta demokrasi tetapi Ilman memiliki banyak sekali pandangan yang terbuka dan visioner terhadap pemilu. Seperti saat dia ditanya tentang pemimpin seperti apa yang diinginkan, Ilman menyampaikan bahwa dirinya menginginkan pemimpin yang berintegritas dan berkapabilitas sehingga saat seorang pemimpin memiliki kedua hal tersebut dapat menjadi pegangan untuk nasib rakyat, karena bagaimanapun bagi mereka yang terpilih ialah dia yang akan merepresentasikan rakyat sehingga diharapkan bisa benar-benar mengerti kondisi rakyat yang sesungguhnya. Lebih lanjut Ilman juga menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam menanggulangi rendahnya partisipasi masyarakat yaitu dengan berani kritis terhadap segala kebijakan maupun aspirasi yang perlu untuk disampaikan kepada para pemimpin sehingga mendorong masyarakat lain untuk lebih peduli terhadap haknya. Saksikan selengkapnya video Talkshow KPU Kebumen Menyapa Ep.39, melalui tautan ini: https://youtu.be/HLD754LVu1c

Pertemuan Ketujuh Kursus Demokrasi dan Pemilu

Kebumen – KPU Kebumen kembali selenggarakan kursus kepemiluan bagi para siswa yang sedang melakukan praktek kerja lapangan (PKL) di Kantor KPU Kebumen, Rabu (17/3), di Ruang Rapat Kantor KPU Kebumen. Yulianto, S.Kom, M.Kom kembali hadir sebagai narasumber dan pada pertemuan kali ini membawakan materi tentang Kesuksesan Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan. Yulianto menyampaikan bahwa indikator kesuksesan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan tidak dapat disamakan melainkan tergantung dengan lembaga maupun seseorang yang menilainya. Lebih lanjut, Yulianto menjelaskan bahwa tolok ukur sukses penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yaitu jika pemilu dan pemilihan dapat sukses secara prosedural dan substansial. Sukses prosedural terbagi dalam 3 bagain yaitu Azas (Jurdil dan Luber), Prinsip (mandiri, berkepastian hukum, tertib, terbuka, dll) dan Tahapan (persiapan dan pelaksanaan). Sedangkan Sukses Substansial diantaranya pemilih memahami keadaulatan, partisipasi masyarakat tinggi dan penyelenggara yang kredibel. Jika hal tersebut tersebut dapat terlaksana dengan baik dan sesuai peraturan yang berlaku maka penyelenggaraan pemilu dan pemilihan dapat dikatakan sukses.

KPU Kebumen ikuti Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pengawas

Kebumen –  Sebayak 4 (empat) Pegawai KPU Kabupaten Kebumen mengikuti Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pengawas yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia secara serentak melalui KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring, Jumat (11/3) bertempat di Kantor KPU Kebumen. Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pengawas dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah Dra. Sri Lestariningsih, M.Si. Keempat pegawai yaitu Ari Siswanto SE sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan Umum dan Logistik, Dyah Ayu Kartika Dewi S.Sos, MA sebagai Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hubungan Masyarakat, Sri Hastuti, S.Sos sebagai Kepala Sub Bagian Program dan Data dan Wahyu Widayat, SH sebagai Kepala Sub Bagian Hukum dan SDM. Keempat pegawai terlantik mengikuti prosesi Pengambilan Sumpah/Janji didampingi Sekretaris KPU Kebumen serta dihadiri pula Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Kebumen. Sekretaris KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pengawas yang dilaksanakan secara serentak di Sekretariat Provinsi dan KPU Kab/Kota menjadi momentum dalam memulai sebuah langkah pembenahan organisasi sekretariat penyelenggara Pemilu. Lebih lanjut Bernad menjelaskan penataan Organisasi dan Tata Kerja Kesekretariatan KPU akan memperluas dukungan pada tugas fungsi pelayanan agar lebih kompetitif, inovatif, dan produktif serta akuntabel dalam mempersiapkan penyelengaraan Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024. Selain itu Bernad menyampaikan bahwa KPU belum lama ini meraih penghargaan dari Kementetian Keuangan, yakni lembaga yang memiliki kinerja anggaran Tahun 2021 sangat baik untuk kategori K/L pagu sedang. Bernad berharap hal ini dapat dipertahankan untuk tahun 2022. Acara berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan foto bersama.

Persiapkan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 KPU Kabupaten Kebumen lakukan Pencermatan Draft PKPU tentang Partisipasi Masyarakat

Kebumen –  Penyusunan regulasi menjadi awal dari sebuah tahapan dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. Sebagai bentuk usaha dalam menyelaraskan kebutuhan yang ada untuk pemenuhan pengambilan kebijakan, KPU Kebumen melakukan pencermatan draft PKPU tentang partisipasi masyarakat, Jumat (11/3) di Ruang Rapat KPU Kebumen. Ketua dan Anggota KPU Kebumen beserta Sekretaris dan jajaran sekretariat khususnya yang membidangi partisipasi masyarakat yaitu sub bagian teknis pemilu dan hubungan masyarakat dengan seksama melakukan pencermatan terhadap draft PKPU tentang partisipasi masyarakat. Dalam proses pencermatan didapat beberapa masukan yang kemudian di laporkan kepada KPU Provinsi Jawa Tengah sebagai bahan pertimbangan dalam proses penyusunan PKPU tentang Partisipasi Masyarakat oleh KPU RI. Kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan terbentuknya peraturan yang progresif sebagai dasar dalam Proses Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.